RAMADAN PENUH BERKAH: MTS NEGERI 28 JAKARTA TIMUR GELAR TADARUS, SANTUNAN YATIM, DAN BUKA PUASA BERSAMA

Keluarga besar MTs Negeri 28 Jakarta Timur menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an dan buka puasa bersama pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik dan berlangsung dengan penuh kebersamaan serta berjalan tertib, lancar, dan sukses.

Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana khidmat terasa ketika ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan sebagai bentuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan puisi Ramadhan oleh siswa yang menambah semarak sekaligus memberikan pesan keagamaan kepada seluruh hadirin.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembagian zakat yang berasal dari para siswa dan diberikan kepada mustahiq dari kalangan siswa, serta santunan kepada anak yatim yang berasal dari Komite Madrasah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.

Setelah kegiatan tadarus, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Komite Madrasah yang disampaikan oleh ketuanya, Dr. Juju Saifudin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga madrasah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Ramadan yang penuh makna ini. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Hj. Erna Sari Agusta, M.Pd yang mewakili Kepala Madrasah. Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus mempererat kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai kepedulian serta keagamaan kepada para peserta didik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Ustadz Addin Musthofa Kamal, S.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan agar seluruh peserta memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama.

Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kebersamaan. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, kemudian seluruh peserta kembali ke rumah masing-masing.

Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat beribadah dapat terus tumbuh di lingkungan madrasah, sehingga menjadikan Ramadan sebagai momen untuk memperkuat karakter religius seluruh warga madrasah. (Humas)