Laksanakan ASAT 2025/2026, Peserta Didik Kelas VII dan VIII MTsN 28 Jakarta Timur Tunjukkan Semangat Belajar

Jakarta Timur – Suasana penuh konsentrasi menyelimuti lingkungan MTsN 28 Jakarta Timur pada Senin (8/6/2026). Hari ini, seluruh peserta didik kelas VII dan VIII secara resmi memulai kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) untuk Tahun Pelajaran 2025/2026.
ASAT merupakan agenda krusial dalam kalender akademik madrasah. Secara akademik, asesmen ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur sejauh mana pencapaian kompetensi dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang telah diberikan selama satu tahun ajaran. Hasil dari ASAT ini nantinya menjadi tolok ukur penting bagi madrasah dalam memetakan capaian belajar siswa sebelum melangkah ke jenjang kelas berikutnya.
Pelaksanaan ASAT di tahun ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari ke depan. Pada hari pertama ini, para siswa diuji pada tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Fikih, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan asesmen berjalan dengan baik, tertib, dan kondusif. Para siswa tampak antusias dan serius dalam mengerjakan setiap soal yang disajikan melalui sistem digital madrasah.
Kepala MTsN 28 Jakarta Timur, H. Wisnu Arniady, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasinya atas kesiapan seluruh panitia dan peserta didik dalam menjalankan agenda ini. Beliau juga memberikan motivasi serta harapan agar semangat yang ditunjukkan siswa pada hari pertama dapat terus terjaga.
“Harapan saya, seluruh peserta didik tetap menjaga kesehatan dan fokus selama mengikuti ujian. Semoga pelaksanaan hari pertama yang berjalan lancar ini menjadi awal yang baik, dan saya harap konsistensi serta ketelitian siswa dapat terus dipertahankan hingga hari terakhir pelaksanaan ASAT nanti. Semoga seluruh siswa mendapatkan hasil yang maksimal dan berkah atas usaha yang telah dilakukan,” ujarnya.
Dengan dukungan fasilitas digital yang memadai, MTsN 28 Jakarta Timur terus berkomitmen untuk menyelenggarakan evaluasi akademik yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi, guna mencetak generasi yang moderat dan berprestasi global.