Kawal Integritas dan Kualitas: Kepala MTsN 28 Jakarta Timur Pantau Langsung Pelaksanaan Ujian Madrasah Di Hari Kedua

JAKARTA – Memasuki hari kedua pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026, MTs Negeri 28 Jakarta Timur semakin memperketat pengawasan untuk menjamin kualitas hasil belajar siswa. Pada Kamis, 23 April 2026, Kepala Madrasah melakukan monitoring intensif terhadap jalannya ujian guna memastikan aspek teknis dan nilai integritas berjalan beriringan.
Fokus pada Logika dan Karakter
Agenda ujian pada hari Kamis ini berfokus pada dua mata pelajaran yang sangat krusial, yaitu Matematika dan Aqidah Akhlaq. Kombinasi kedua mata pelajaran ini mencerminkan keseimbangan yang ingin dicapai madrasah: ketajaman intelektual dalam berhitung dan kedalaman spiritual dalam berperilaku.

Dalam kunjungannya ke setiap ruang ujian, Kepala MTsN 28 Jakarta Timur, H. Wisnu Arniady, S.Pd., M.Pd., mengamati langsung bagaimana para siswa kelas IX berkonsentrasi penuh di depan perangkat digital mereka. Beliau tidak hanya meninjau kesiapan siswa, tetapi juga memastikan infrastruktur jaringan dan perangkat pendukung ujian dalam kondisi prima untuk menghindari kendala teknis yang dapat mengganggu fokus siswa.
Menanamkan Budaya “Jujur Yang Utama”
Salah satu poin utama yang ditekankan dalam monitoring kali ini adalah implementasi slogan madrasah: “Prestasi Penting, Jujur Yang Utama”. Slogan ini bukan sekadar pajangan, melainkan menjadi komitmen kolektif yang ditekankan kepada seluruh peserta ujian.
“Nilai yang tinggi memang membanggakan, namun kejujuran adalah jati diri yang sesungguhnya. Kami ingin lulusan MTsN 28 tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter yang kokoh,” ujar H. Wisnu Arniady di sela-sela kegiatan monitoring.
Transformasi Digital dan Manajemen Ruang Kontrol
Pelaksanaan UM tahun 2026 ini menunjukkan kemajuan pesat dalam transformasi digital madrasah. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, monitoring dilakukan secara berlapis, mulai dari pengawasan di dalam ruang kelas hingga pemantauan melalui unit kontrol teknis. Tim teknisi dan proktor terlihat sigap memastikan aliran data ujian berjalan lancar melalui instalasi jaringan yang tertata di ruang monitoring.
Hal ini selaras dengan visi besar madrasah untuk menjadi lembaga yang “Moderat, Berbasis Digital, dan Berprestasi Global”. Penggunaan teknologi dalam ujian ini diharapkan dapat melatih kemandirian siswa dalam beradaptasi dengan sistem asesmen masa kini.
Kondusivitas dan Harapan Kedepan
Menurut kepala madrasah, secara keseluruhan, pelaksanaan ujian pada hari ini terpantau berjalan dengan sangat tertib dan lancar. Kedisiplinan siswa dalam mengikuti tata tertib ujian menjadi catatan positif bagi panitia penyelenggara.
Kepala madrasah berharap, melalui pengawasan ujian yang maksimal, para siswa merasa lebih termotivasi untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Hasil dari Ujian Madrasah ini nantinya akan menjadi salah satu indikator penting keberhasilan proses pembelajaran di MTsN 28 Jakarta Timur serta menjadi bekal bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan membawa nama baik madrasah. (Humas)